Trik Mudah Bersihkan Rumah di Akhir Pekan

Sebagai pekerja ibukota yang tinggal di hunian alam sutera, pergi di pagi hari dan pulang saat malam sudah larut merupakan suatu kebiasaan yang harus dijalani setiap harinya. Kesibukan ini pula yang membuat kita sibuk sehingga tak sempat menyentuh pekerjaan rumah tangga. Jangankan membereskan rumah, untuk merawat diri saja rasanya sudah lelah!

Tips Bersihkan Rumah di Akhir Pekan
Sumber:www.rumahhokie.com

Eits, tapi jangan jadikan ini sebagai kebiasaan. Meski kita tak punya waktu di hari kerja, kita masih punya waktu luang di akhir pekan. Yuk, manfaatkan untuk membersihkan rumah dan merawat diri. Ini cara mudah untuk membersihkan rumah yang bisa ditiru:
  1. Mulai dengan mengelap debu di seluruh permukaan furnitur. Meja, bufet, rak, semua furnitur-furnitur ini pastinya sudah ditutupi debu karena tak dibersihkan selama seminggu. Segeralah ambil kemoceng dan bersihkan permukaannya hingga bersih.
  2. Sedot debu dengan vacuum cleaner. Sudah membersihkan permukaan furnitur, pastinya debu yang tadinya menempel kini sudah menempel di karpet dan lantai. Bersihkan dengan vacuum cleaner untuk menghemat waktu. Kalau tidak punya vacuum cleaner di rumah, membersihkan dengan menggunakan sapu juga boleh, kok.
  3. Pel lantai. Tuangkan wipol atau cairan pembersih lantai lainnya untuk membuat ruangan terasa lebih wangi. Pel seluruh ruangan tanpa terkecuali hingga bersih.
  4. Ganti seprai di kamar tidur. Lepaskan seprai dari ranjang untuk dicuci. Lipat selimut dan rapikan kamar tidur hingga tak berantakan lagi.
  5. Ruangan kamar tidur sudah bersih, kini saatnya menggarap cucian piring atau tumpukan baju yang belum dicuci. Inilah pekerjaan yang memakan waktu lama karena mencuci piring dan mencuci baju membutuhkan cukup banyak waktu sehingga sebagian besar dari kita sering menghindarinya.
  6. Jika semua hal di atas sudah selesai, kalian bisa menikmati akhir pekan dengan nyaman deh. Rumah sudah rapi, pekerjaan rumah sudah selesai, dan kita bisa menikmati quality time tanpa harus terganggu.

Bagaimana, mudah kan? Membereskan rumah sebetulnya tidak sulit. Hanya saja rasa malaslah yang menahan kita untuk mengerjakan semuanya. Selamat mencoba!

» Read More...

Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan Saat Medical Check Up

Medical check up merupakan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang sebaiknya dilakukan oleh setiap orang untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara mendetail. Saat melakukan pemeriksaan, dokter akan melakukan beberapa pengecekan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Beberapa jenis pemeriksaan yang dilakukan saat medical check up di antaranya adalah:

  • Pemeriksaan umum

Medical Check Up
Photo: Hello Sehat
Pemeriksaan umum merupakan pemeriksaan standar yang biasanya meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung, tingkat pernapasan, kadar kolesterol, asam urat, dan lain sebagainya. Biasanya, dokter akan mengecek apakah kita memiliki tekanan darah yang normal atau tidak. 

Tekanan darah yang normal sendiri berkisar antara 120/80. Nantinya melalui pemeriksaan ini, kita bisa tahu apakah kita memiliki tekanan darah normal, tekanan darah tinggi (hipertensi), atau tekanan darah rendah (hipotensi). Pemeriksaan lain seperti penglihatan, pendengaran, pencernaan, saraf, dan anggota gerak lainnya juga dilakukan untuk mendapatkan hasil secara menyeluruh.


  • Pemeriksaan tambahan untuk wanita

Dalam medical check up biasanya pasien wanita akan menjalani pemeriksaan tambahan khusus seperti pap smear dan mammogram. Pemeriksaan pap smear akan meliputi pemeriksaan panggul, pemeriksaan vulva, vagina, dan leher rahim. Hasil pemeriksaan in adalah mengetahui apakah pasien menderita human papillomavirus (HPV), virus yang menyebabkan kanker leher rahim. 

Sementara itu, mammogram merupakan pemeriksaan payudara untuk melihat apakah pasien menderita kanker payudara atau tidak. Jika ditemui benjolan di area payudara, maka akan diambil tindakan lebih lanjut. Pemeriksaan ini juga bisa mengecek kondisi kelenjar getah bening pada ketiak.


  • Pemeriksaan tambahan untuk pria


Jika pada wanita ada pemeriksaan tambahan, pada pria pun demikian. Hanya saja, pemeriksaan tambahan pada pria akan meliputi area organ kelamin seperti testis, penis, dan prostat. Pemeriksaan penis dilakukan untuk melihat apakah pasien memiliki risiko penyakit menular seksual, pemeriksaan testis dilakukan untuk melihat kemungkinan kanker testis secara dini, sementara itu pemeriksaan prostat dilakukan untuk memeriksa adanya kelainan atau tidak. Tidak hanya itu, pemeriksaan juga dilakukan dengan mengecek kondisi varikokel dan hernia

Pemeriksaan di atas merupakan jenis pemeriksaan yang biasa diterapkan ketika kalian melakukan medical check up. Yuk, segera jadwalkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh jika kalian belum pernah melakukannya!

» Read More...

Fakta Mengenai Karyawan “Kutu Loncat”

pekerja
image source: KlikSDM
Bagi kalian petinggi perusahaan yang sedang bekerja di office tower mega kuningan maupun perusahaan lainnya, pasti pernah mendapatkan karyawan yang memiliki sifat kutu loncat atau job hopping. Karyawan kutu loncat atau job hopping sendiri merupakan karyawan yang sering berpindah-pindah tempat kerja, yang bekerja di salah satu perusahaan kurang dari dua tahun saja. Adanya karyawan yang sering berpindah tempat pekerjaan ini, mungkin disebabkan oleh dirinya sudah tidak betah lagi dengan perusahaan lamanya, dan bahkan terkadang si karyawan menginginkan sesuatu yang baru.

Namun, ketika berpindah ke tempat yang baru, apakah si karyawan yang suka berpindah ini sudah memiliki pengalaman yang mumpuni, dan mampu bekerja dengan baik di perusahaan yang baru? Berikut, beberapa fakta yang akan menjawabnya:
  1. Hanya mampu bertahan dua tahun saja. Karyawan yang memiliki sifat kutu loncat ini, biasanya bekerja di salah satu perusahaan hanya sekitar dua tahun saja. Alasan meloncatnya si karyawan ke perusahaan lain, tak lain tak bukan hanya mencari pengalaman yang berbeda dari yang sudah pernah ditekuni, dan tentunya mau mendapatkan gaji yang cukup untuk dirinya. 
  2. Biasanya yang sering berpindah kerja adalah generai millenial. Kebanyakan karyawan yang sering berpindah pekerjaan adalah generasi millennial atau kawulah muda yang sudah bosan dengan pekerjaan lamanya. Hal ini pun juga dibenarkan oleh Experience.com, dimana generasi millennial lebih mendominasi adanya karyawan yang kutu loncat ini. Bahkan, generasi millennial ini bisa berganti pekerjaan hingga delapan kali. 
  3. Menginginkan pekerjaan yang lebih bagus lagi. Biasanya, adanya karyawan yang memiliki sifat kutu loncat ini, hanya menginginkan pekerjaan yang lebih bagus lagi dari pekerjaan lamanya. Alasan adanya keinginan ini pun; untuk mencari tunjangan yang lebih lagi, mencari pekerjaan yang lebih menantang untuk dirinya, dan disebabkan oleh penghargaan yang diberikan oleh perusahaan kepada dirinya. 
  4. Memiliki pengalaman yang mumpuni, tapi? Sebenarnya, karyawan yang sering berpindah pekerjaan ini memiliki pengalaman yang sangat mumpuni di bidangnya. Tapi, tidak sedikit juga karyawan yang memiliki kurang dari semestinya. Terkadang, karyawan yang melakukan perpindahan ini, juga disebabkan oleh dirinya tidak betah dan mengerti akan pekerjaan yang sudah ditekuninya.
  5. Banyak perusahaan yang cendrung berhati-hati saat menerima si karyawan kutu loncat. Ketika menjadi karyawan kutu loncat, jangan senang dulu. Kenapa? Ya, saat menjadi karyawan kutu loncat, tentu saja perusahaan penerima akan cenderung lebih berhati-hati dengan si karyawan. Perusahaan tersebut takut apabila nantinya si karyawan kutu loncat akan berpindah lagi ke perusahaan lain. 


Bagaimana nih guys? Apakah kalian pernah berpindah pekerjaan yang kurang dari dua tahun saja? –SH–

» Read More...

5 Keuntungan Beli Rumah dengan Sistem KPR

Membeli unit hunian alam sutera mungkin sudah menjadi impianmu sebelum menikah. Namun demikian, menikah juga membutuhkan biaya dan kamu dihadapkan dengan dua pilihan: tabungan tersebut digunakan untuk menikah atau untuk membeli rumah terlebih dahulu? Well, jangan bingung. Kamu bisa lho menikah dan memiliki rumah baru secara bersamaan. Bagaimana caranya? Yaitu dengan memanfaatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dengan menggunakan KPR, kamu bisa membeli rumah dengan dana yang relatif ringan dan juga menguntungkan.

Beli Rumah dengan KPR

Ini dia 5 keuntungan yang bisa didapatkan jika kamu membeli rumah dengan KPR:

  • Bisa disesuaikan dengan pendapatan

Cicilan KPR bisa disesuaikan dengan pendapatan kamu sehingga kamu bisa membeli rumah meskipun dana yang dimiliki terbatas. Namun demikian, patut diperhatikan bahwa kamu perlu mempersiapkan uang muka sekitar 15-20% dari harga rumah yang harus dibayarkan secara tunai. Untuk selanjutnya, cicilan yang dibayarkan bisa dibicarakan dan didiskusikan berapa besarannya.

  • Aman dan legal

Mengingat bank akan membiayai pembelian rumah, maka pihak bank berhak mengecek sertifikat rumah dan memastikan keabsahannya melalui Badan Pertahanan Nasional (BPN). Dengan demikian, kamu tidak perlu takut bahwa rumah yang dibeli bermasalah. Sebab legalitas rumah sudah pasti terjamin karena pihak bank pun tidak ingin mengalami masalah di kemudian hari.

  • Bisa langsung dihuni

Meskipun kamu belum menyelesaikan pembayaran rumah, kamu tetap bisa menghuni rumah tersebut sambil membayar cicilan yang sudah ditetapkan. Pasalnya, pihak bank yang akan melunasi pembelian rumah tersebut dan kamu tinggal mencicilnya ke pihak bank. Mudah, kan?

  • Investasi jangka panjang

Sudah punya rumah dan ingin mulai berinvestasi di bidang properti? Kamu bisa memanfaatkan KPR ini sebagai ladang investasi. Carilah properti yang lokasinya strategis, lalu beli dengan menggunakan KPR. Ingatlah bahwa mantra di dalam dunia properti adalah: seiring dengan berjalannya waktu, harga properti akan semakin tinggi. Apalagi jika properti yang dibeli berada di pusat kota dan sangat strategis!

  • Dilengkapi dengan asuransi properti

Biasanya, pihak bank akan meminta rumah yang dicicil dengan KPR agar dilindungi dengan asuransi properti. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi rumah dari risiko kebakaran, rumah hancur karena bencana alam, dan lain sebagainya.

Itu dia beberapa keuntungan untuk membeli rumah secara KPR. Gimana, masih ragu untuk mengajukan KPR? Selamat mencoba dan semoga membantu!

» Read More...

Lakukan Cara Ini, Agar Mesin Mobil Tetap Prima!


Supaya mesin mobil tetap prima dan tidak mengalami kerusakan, tentu saja Anda perlu melakukan berbagai perawatan khusus yang bisa membuat mesin pada mobil selalu terawat dan tidak akan pernah rusak. Akan tetapi, sayangnya tidak semua mampu merawat mesin mobil ini setiap waktu, lantaran sudah memiliki banyak kesibukan baik di dalam maupun luar ruangan. Meski terkadang Anda sudah memiliki asuransi mobil yang bagus yang dapat mengatasi semua masalah apabila mesin mobil ini rusak, tetapi yang namanya merawat mesin mobil pasti sangat wajib untuk dilakukan. Selain itu, dengan selalu dilakukannya perawatan pada mesin mobil, akan menghindari Anda dari kecelakaaan ketika berkendara.

Merawat Mesin Mobil Tetap Prima


Untuk itu, bagi Anda yang tidak memiliki waktu banyak untuk merawat mesin mobil, maka alangkah baiknya Anda bisa melakukan beberapa cara yang kami suguhkan di bawah ini, check it dot:

  • Membersihkan saringan filter karburasi pada mobil. 

Salah satu faktor yang membuat mesin mobil tidak bisa dinyalakan adalah terdapat kotoran yang tersimpan di dalam filter karburasi. Maka dari itu, untuk menghindari hal yang seperti ini, ada baiknya Anda selalu membersihkan saringan filter karburasi pada mobil secara rutin. 

Cara membersihkannya pun cukup mudah, dimana Anda tinggal menyikat saringan filter karburasi menggunakan sikat gigi, lalu angkat kotoran yang menempel di dalam saringan. Sedikit saran, ketika membersihkan saringan filter karburasi ini, usahakan Anda tidak memakai hairdryer supaya saringan filter tidak rusak. 

  • Mengecek cairan coolant atau radiator di dalam mobil. 

Seperti yang sangat kita ketahui, cairan radiator memang digunakan untuk mendinginkan panas pada mesin mobil. Oleh karena itu, supaya cairan radiator ini tidak kosong, alangkah baiknya Anda selalu mengeceknya setiap saat. Dilakukannya pengecekan ini pun bertujuan untuk menghindari agar mesin mobil untuk mengeluarkan uap panas yang sangat berlebih. 

  • Mengganti oli mesin secara teratur. 

Biasanya, mesin mobil akan tetap terjaga keawetannya dan selalu prima apabila oli mesin di dalam mobil selalu diganti secara teratur. Oleh sebab itu, supaya membuat mesin mobil ini tetap prima, ada baiknya Anda mengganti oli mesin pada mobil secara teratur. 

Misalkan, apabila kilometer di mobil Anda sudah mencapai angka 3.000 km hingga 5.000 km, maka Anda sangat dianjurkan untuk mengganti oli mesin yang terdapat pada mobil. Selain membuat mesin prima, dengan mengganti oli mesin ini, biasanya akan menghindari agar mesin mobil tidak panas, sehingga tidak akan menimbulkan masalah dikendarai. 

Nah, supaya mesin mobil Anda tetap prima dan selalu sehat, sebaiknya lakukanlah cara di atas secara rutin! –SH–

» Read More...

Followers