11 Faktor Penyebab Rambut Rontok


Rambut rontok selalu terjadi pada siapa saja. Pada tingkat normal (rontok dari 50 – 100 helai) tidak  jadi masalah tapi kerontokan yang sudah melalui tingkat normal harus mendapatkan perhatian khusus. Sebelum menyembuhkannya, harus diketahui terlebih dahulu alasan terjadinya kerontokan sehingga bisa memilih pengobatan yang tepat. Ada 11 faktor umum penyebab kerontokan seperti:
-          keturunan
ini dikarenakan keturunan yang diturunkan melalui gen
-          stress
stress baik itu mental atau fisik dapat menyebabkan kerontokan
-          perawatan rambut yang tidak baik
produk dan cara perawatan rambut yang salah akan menyebabkan  kerusakan
-          umur
pada tingkat waktu tertentu, pertumbuhan rambut akan berhenti namun kerontokan tetap terjadi
-          penyakit
Beberapa penyakit dapat menyebabkan kerontokan seperti: kanker, lupus, diabetes dan lain-lainnya
-          pengobatan
Beberapa pengobatan memiliki efek yang menyebabkan rambut rontok seperti kemotrapi. Bila rambut rontok karena mengonsumsi obat, lebih baik berkonsultasi dengan dokter
-          kurangnya nutrisi
kurangnya mengonsumi makanan yang sehat akan menyebabkan kurangnya makanan untuk rambut
-          hormon
hormon yang berubah saat masa kehamilan dapat menyebankan rambut rontok terutama ketika adanya peningkatan hormon testoteront
-          Trikotilomania
Ganguan mental yang membuat seseorang untuk menjambak rambut sendiri sehingga mengalami rambut rontok yang parah
-          Jamur
Ada beberapa jenis jamur menyebabkan  penyakit yang kemudian mengakibatkan kerontokan seperti dermatophytosis dan ketombe
-          Rokok
Zat kimia dalam rokok mengganggu pertumbuhan rambut
Dari 11 faktor alasan di atas, faktor umur dan keturunan tidak bisa dihindari karena ini adalah kodrat manusia. Dengan perkembangan teknologi, beberapa faktor diatas bisa diatasi dengan cepat tanpa merusak rambut terkecuali obat yang digunakan memang tidak cocok sehingga lebih dianjurkan menggunakan perawatan rambut yang terpercaya. Saatnya melawan rambut rontok –hm-

» Read More...

Mencegah Flu

Flu adalah penyakit kesehatan yang dipandang biasa oleh kita karena seseorang bila terkena flu kita akan anggap sesuatu yang wajar dan biasa dan tidak perlu panik dalam mengobatinya. Tetapi ketika kita dihadapkan dengan varian virus influensa yang lebih ganas serangannya terhadap manusia seperti flu babi dan flu burung maka kita perlu mengadakan pencegahan penyakit terjadinya tertularnya penyakit tubuh ke tubuh kita.

Umumnya untuk mencegah penyakit dan mengatasi penyakit penularan flu yang berbahaya dan yang tidak berbahaya dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat, menjaga ketahanan kesehatan tubuh, hidup bersih, menghindari resiko penularan virus flu, tidak menulari orang di sekitar kita, dan lain sebagainya seperti sebagai berikut ini :

1. Rajin cuci tangan setelah menyentuh benda-benda yang banyak disentuh orang lain yang tidak kita kenal yang mungkin ada di antara mereka terkena flu. Jangan menyentuh muka apalagi bagian hidung dan mulut jika tangan kita kotor atau habis menyentuh benda-benda yang terindikasi telah dipegang orang lain yang pilek, untuk mencegah penyakit.

2. Hindari kedinginan jika tidak perlu seperti mandi saat udara sedang dingin, main hujan-hujanan, dan lain-lain untuk pencegahan penyakit. Intinya tetap jaga suhu tubuh normalagar jangan sampai kedinginan / menggigil. Jaga kelembaban udara di sekitar kita dengan alat khusus serta jika tenggorokan berasa kering coba makan zinc lozenges atau minum madu, untuk mengatasi penyakit.

3. Makan makanan serta minum minuman yang bergizi dan juga yang baik untuk perlindungan tubuh / badan kita seperti madu, jeruk, jahe, bawang putih, bawang merah, nanas, cabe, wortel, sayur-sayuran, susu yogurt, yang mengandung vitamin e (biji-bijian, padi-padian, kacang-kacangan, dsb), yang mengandung zinc (ikan sarden, labu, gandum, dsb), minum banyak air putih, dan banyak lagi lainnya.

4. Gunakan masker yang melindungi kesehatan tubuh sistem pernapasan (mulut dan hidung) kita jika wabah flu sedang melanda lingkungan kita. Jika pasangan kita sedang flu sebaiknya menjaga jarak dan tidak banyak melakukan kontak fisik dengan pasangan selama masih memperlihatkan
penyakit kesehatan gejala-gejala flu.

5. Bergaya hidup yang sehat seperti rutin olahraga, tidak merokok, hindari terlalu capek bekerja, menghindar dari alkohol, istirahat yang cukup, hindari stress, tidak mengkonsumsi narkoba, menjaga kebersihan lingkungan, rajin mandi yang bersih, dan lain sebagainya.

Tertular dan terserang
penyakit tubuh flu sangat menyiksa dan menjengkelkan karena kita bisa sakit tenggorokan, pilek, hidung meler, sesak nafas, hidung tersumbat, telinga bindeng, mata buram, demam, keringat panas dingin, mata belekan, suara sengau / parau, batuk-batuk, tenggorokan kering, berdahak, nafsu makan turun, dijauhi orang-orang di sekitar kita, tubuh jadi lemas, keluar uang untuk berobat ke dokter atau beli obat, dan lain-lain yang menyebalkan. Ketika tubuh sehat jagalah dengan baik.

http://organisasi.org/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Pencegahan Penyakit ~ Mencegah Penyakit ~ Mengatasi Penyakit ~ Kesehatan Tubuh ~
Penyakit Kesehatan ~ Penyakit Tubuh di 88db.com

» Read More...

Obat Peningkat Kekebalan Tubuh

BERTAHUN-tahun diketahui manfaat sayuran bagi kesehatan tubuh. Namun para ahli kimia pangan tetap dibuat penasaran mengenai misteri di balik manfaat sayuran untuk pencegahan penyakit. Pengungkapan misteri di balik sayur-mayur beberapa tahun akhir ini memang banyak menjadi perhatian para peneliti dalam mencegah penyakit. Fenomena-fenomena unik yang berkembang saat ini, misalnya berkait dengan cara penyembuhan penyakit kesehatan yang diistilahkan dengan ”herbal healing”.

Gerakan kembali ke alam menjadi alah satu faktor pendorong konsumsi tumbuh-tumbuhan dan sayuran sebagai sarana menuju hidup sehat dari penyakit tubuh dan berumur panjang dalam merawat
kesehatan tubuh. Kondisi ini secara tidak langsung menumbuhkan masyarakat baru yaitu pengkonsumsi tumbuhan dan sayuran untuk mencegah penyakit.

Agar dapat memanfaatkan berbagai jenis sayuran secara optimal dibutuhkan penelitian dalam waktu panjang. Para peneliti di Jepang tampaknya sudah menangkap prospek bisnis dari manfaat sayuran dalam usaha untuk
pencegahan penyakit. Sehingga banyak para peneliti di bidang kimia alam menaruh perhatian pada berbagai jenis sayuran serta bahan bumbu yang terdapat dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat dikawasan Asia, karena di samping keragamannya tinggi, sayuran Asia mempunyai sifat spesifik mengatasi penyakit untuk daerah tropis.

K
ekebalan Tubuh
Penelitian yang dilakukan tim peneliti Jepang di bawah pimpinan Masatoshi Yamazaki menemukan fenomena baru dari observasi terhadap 14 jenis sayuran untuk mengobati penyakit kesehatan. Empat belas sayuran yang diteliti adalah jenis sayuran yang dikonsumsi oleh masyarakat umum sehari-hari untuk mengatasi penyakit. Penelitian mengindikasikan adanya semacam senyawa yang mempunyai sifat menstimulasi tubuh memproduksi senyawa, yang diistilahkan dengan TNF (Tumor Necrosis Factor). TNF adalah senyawa aktif dalam tubuh yang dapat berfungsi untuk meluruhkan sel-sel tumor dan penyakit tubuh.
Nilai lebih dari senyawa yang terkandung di dalam sayuran itu di samping mempunyai sifat seperti TNF, mempunyai kemampuan pula menstimulasi daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh yang diistilahkan dengan immunopotentiator. Dari 14 jenis sayuran ini, empat jenis di antaranya yaitu seperti kol, wortel, bayam, dan buncis ternyata mempunyai potensi tinggi untuk menginduksi tumbuhnya faktor kekebalan di dalam tubuh.
Hasil uji yang dilakukan terhadap sifat immunopotentiator ini, sayuran seperti wortel, kubis, dan bayam mempunyai aktivitas stimulan yang kuat sepadan dengan interferon dan OK-432 serum. Kedua senyawa ini, interferon dan OK-432 serum, adalah senyawa yang secara luas sudah digunakan di rumah-rumah sakit untuk menstimulasi sistem kekebalan tubuh pada pasien yang umumnya terjangkit kanker.

Percobaan yang dilakukan pada hewan percobaan yang mendapat suntikan ekstrak sayuran menunjukkan TNF yang dihasilkan mencapai 1000 U/ml, dua kali lipat dari yang dihasilkan dengan perlakuan interferon atau OK-432 yang hanya mencapai 500 U/ml. Namun demikian tidak berarti bahwa semakin banyak makan ekstrak sayuran maka TNF yang diproduksi didalam tubuh akan bertambah tinggi.

Ternyata ada ambang batas maksimal untuk tiap jenis sayuran yang memiliki pengaruh terhadap produksi TNF di dalam tubuh, walaupun dosis ekstrak sayuran yang dikonsumsi sama. Misalnya, ekstrak bayam dan kol yang disuntikkan ke dalam tubuh tikus percobaan sampai di atas dosis 13ul/hewan, justru produksi TNF menjadi turun. Berbeda dengan wortel atau buncis yang di atas dosis tersebut masih menunjukkan kenaikan dari produksi TNF.
Dengan demikian, kalau kita akan memanfaatkan khasiat sayuran, tentunya juga harus cukup selektif. Artinya selektif dalam memilih sayuran yang mempunyai pengaruh stimulator pembentukan TNF tinggi, tapi cukup aman bagi yang mengonsumsi. Kadang kala ada orang yang tidak dapat makan sayuran berserat tinggi, atau mengandung kadar kristal oxalat tinggi, seperti bayam atau kangkung.

Penulis adalah staf peneliti bioteknologi/mikrobiologi di Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Bioindustri, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

www.sinarharapan.co.id/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di
Pencegahan Penyakit ~ Mencegah Penyakit ~ Mengatasi Penyakit ~ Kesehatan Tubuh ~ Penyakit Kesehatan ~ Penyakit Tubuh dan Pencegahan Penyakit:Mencegah Penyakit&Mengatasi Penyakit-Kesehatan Tubuh Bandung di 88db.com

» Read More...

Followers