Hijau merupakan salah satu warna yang paling mudah diterima mata. Kesan yang ditimbulkan adalah suasana sejuk dan segar. Mengaplikasikan warna hijau pada ruangan juga bisa memberikan nuansa natural. Dengan benda antik atau furniture antik juga bisa menghasilkan kesan segar.
Penataan sudut ruang keluarga ini bergaya modern. Pada ruangan ini diletakkan sebuah sofa L dan single sofa bertema warna hijau. Dilengkapi dengan coffee table kaca berbentuk segitiga, ruangan terasa semakin nyaman dengan bantal. Pilihan bisa ditemukan di toko tempat jual sofa.
Penataan bantal sekaligus menjadi elemen dekoratif ruangan. Bantal-bantal berbagai warna, ukuran, dan motif diatur sedemikian rupa sehingga rapi dan sedap dipandang. Ruang keluarga ini berada di area berukuran 2,5 m x 2,5 m. Agar terkesan lebih luas, sebuah cermin besar dipasang di salah satu dinding ruangan. Sebagai aksen, di sisi dinding lainnya digantungkan tirai berwarna kuning gading. Tirai berbahan sejenis organdi, juga berfungsi mengisi kekosongan pada dinding.
Jika diperhatikan, semua unsur pada ruangan memiliki keselarasan meskipun ada berbagai warna, bentuk, dan motif. Keselarasan muncul dari aplikasi tepat warna material pengisi ruang. Ada tiga warna dominan saling "berinteraksi", yakni putih, hijau, dan coklat muda. Ketiganya berpadu satu sama lain sehingga timbul kesan modern dan cantik.
www.kompas.com
» Read More...
Furniture merupakan salah satu kelengkapan penting suatu bangunan. Desain interior yang baik, termasuk di dalamnya pemilihan furniture akan memberikan nilai tambah bagi sebuah karya arsitektur.
Berikut ini beberapa tips dalam memilih furniture.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan survey kecil-kecilan pada ruang dalam rumah yang akan diisi dengan furniture. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya warna dinding, luas ruang, tinggi plafon, aksesoris ruang serta hal-hal lainnya yang menyangkut tema yang dipilih, misalnya tema klasik, mediterania, minimalis atau tradisional dan sebagainya. Hal ini untuk menciptakan keselarasan (harmonisasi).
Langkah kedua adalah menyesuaikan furniture dengan kebutuhan, fungsi dan luasan ruangnya. Untuk ruangan yang memiliki luasan cukup besar bisa lebih enak dalam memilih furniture design. Tapi perlu diingat bahwa ruangan besar tidak berarti bisa seenaknya meletakkan dan memilih furniture. Perlu konsisten terhadap tema yang dipilih sejak awal. Misalnya bisa menggunakan jasa architect furniture yang tepat untuk ruangan Anda.
Untuk ruang yang sempit (misal 3 m x 3 m ) bisa mempergunakan furniture yang terkesan ringan dan kecil. Furniture kecil bisa memberikan efek kelegaan pada ruangan tersebut. Sedangkan furniture design yang berkesan ringan memiliki arti bahwa furniture tersebut memiliki bentuk yang sederhana, tidak terlalu banyak bentuk-bentuk ukiran dan pernak pernik lain. Ruang kecil juga dapat terkesan besar bila jumlah furniture sedikit dan terdapat obyek dinding yang cukup besar (disini maksud saya bisa merupakan lukisan atau foto yang memenuhi salah satu dinding).
Langkah ketiga adalah menentukan warna home furniture. Furniture bisa dipadu-padankan dengan warna dinding. Dalam memilih warna perabot adalah dapat menggunakan dua cara, yaitu memilih warna yang senada dengan dinding (laras) atau berlawanan dengan warna dinding (kontras). Berikut ini dua contoh penyelesaian interior dengan mempergunakan 2 home furniture dengan warna selaras dan kontras.
Untuk pemilihan tema dapat disesuaikan dengan karakter diri dan keluarga Anda. Sebuah tema mencerminkan kepribadian pemiliknya dan penataannya pun haruslah konsisten.
http://19desain.multiply.com
Temukan informasi lainnya mengenai Architect Furniture - Home Furniture - Home Architect Furniture - Furniture Design - Architect Furniture Design - Furniture hanya di 88db.com
» Read More...