Tips Rumah Kontrakan

1. Carilah tempat kontrakan yang dibayar perbulan
Kontrak Rumah / Sewa Rumah perbulan umumnya memudahkan kita untuk hunting rumah dengan tenang, bulan ke 7 bila Jono sudah mendapatkan rumah baru, dengan tenang dia bisa meninggalkan tempat kontrakannya. Bila Jono memilih kontrakan dengan bayaran tahunan -yang mungkin diatas kertas lebih murah- tapi sebenarnya secara psikologis ini akan mendorong Jono lebih lama lagi berburu rumah.

2. Carilah tempat kontrakan fully furnished
Kontrak Rumah / Sewa Rumah yang sudah dilengkapi dengan barang-barang memungkinkan kita lebih tenang dalam mengalokasikan uang yang telah ada. Kita tidak lagi dipusingkan membeli spring bed, kulkas, mesin cuci. Dan tidak akan dipusingkan memindahkan barang-barang tersebut ke rumah ‘baru’ kita

3. Carilah lokasi terbaik
Banyak orang mengalami ‘trauma’ setelah pernikahannya, apalagi bila infrastruktur belum memadai. Kost AC suami istri di Setiabudi dengan biaya 1 juta perbulan tentunya merupakan lokasi terbaik dibandingkan rumah tiga kamar di Bintaro misalnya dengan biaya 11 juta/tahun, bahkan lebih baik dibandingkan rumah petak kosongan di Pedurenan atau Slipi dengan biaya 1 juta perbulan dilokasi yang bising.(klik Rumah Disewakan)

Carilah lokas Disewakan Rumah / Rumah Dikontrakkan terdekat menuju kantor calon istri, biarkan si calon memilih kriteria tempat tinggal idaman yang dia inginkan. Biasanya ada perbedaan cara berpikir pria dan wanita dalam memilih tempat tinggalnya. Bicarakan dengan baik dan temukan solusi yang paling cocok untuk masing-masing pasangan. Ada kalanya pertimbangannya adalah lingkungan sementara dilokasi lain bisa jadi privasi

4. Ikut aturan main
Surat perjanjian kontrak rumah, surat izin RT/RW, setoran kebersihan dan hal-hal prosedural lain seputar rumah- hendaknya disesuaikan dengan aturan main setempat. Ada induk semang yang tertib, ada yang cuek, ada yang mengharuskan tata tertib ini dan itu. Kalau memang sang induk tidak meminta surat perjanjian, saya kira tidak perlu dibuat, tapi kalau memang nilai uangnya besar mungkin perlu dibuat.(klik Rumah Disewakan)

Penutup
Mencari rumah khususnya Disewakan Rumah / Rumah Dikontrakkan mungkin bukanlah tugas yang sulit, apalagi dikerjakan berdua -pasangan baru menikah yang punya energi besar- tapi mencari rumah yang terbaik, bisa jadi tidak mudah. Perlu kesabaran untuk hunting berminggu-minggu, perlu kejelian bernegoisasi dengan pihak bank, dengan pemilik rumah, developer, pemerintah, dan seabreg persoalan lain.

Temukan informasi sewa rumah di Kontrak Rumah, Sewa Rumah, Disewakan Rumah, Rumah Dikontrakkan, Rumah Disewakan dan Kontrak & Sewa Rumah : Disewakan Rumah - Rumah Dikontrakkan & Disewakan pada 88db.com.

http://priandoyo.wordpress.com/

» Read More...

Tips Rumah Kontrakan

1. Carilah tempat kontrakan yang dibayar perbulan
Kontrak Rumah / Sewa Rumah perbulan umumnya memudahkan kita untuk hunting rumah dengan tenang, bulan ke 7 bila Jono sudah mendapatkan rumah baru, dengan tenang dia bisa meninggalkan tempat kontrakannya. Bila Jono memilih kontrakan dengan bayaran tahunan -yang mungkin diatas kertas lebih murah- tapi sebenarnya secara psikologis ini akan mendorong Jono lebih lama lagi berburu rumah.

2. Carilah tempat kontrakan fully furnished
Kontrak Rumah / Sewa Rumah yang sudah dilengkapi dengan barang-barang memungkinkan kita lebih tenang dalam mengalokasikan uang yang telah ada. Kita tidak lagi dipusingkan membeli spring bed, kulkas, mesin cuci. Dan tidak akan dipusingkan memindahkan barang-barang tersebut ke rumah ‘baru’ kita

3. Carilah lokasi terbaik
Banyak orang mengalami ‘trauma’ setelah pernikahannya, apalagi bila infrastruktur belum memadai. Kost AC suami istri di Setiabudi dengan biaya 1 juta perbulan tentunya merupakan lokasi terbaik dibandingkan rumah tiga kamar di Bintaro misalnya dengan biaya 11 juta/tahun, bahkan lebih baik dibandingkan rumah petak kosongan di Pedurenan atau Slipi dengan biaya 1 juta perbulan dilokasi yang bising.(klik Rumah Disewakan)

Carilah lokas Disewakan Rumah / Rumah Dikontrakkan terdekat menuju kantor calon istri, biarkan si calon memilih kriteria tempat tinggal idaman yang dia inginkan. Biasanya ada perbedaan cara berpikir pria dan wanita dalam memilih tempat tinggalnya. Bicarakan dengan baik dan temukan solusi yang paling cocok untuk masing-masing pasangan. Ada kalanya pertimbangannya adalah lingkungan sementara dilokasi lain bisa jadi privasi

4. Ikut aturan main
Surat perjanjian kontrak rumah, surat izin RT/RW, setoran kebersihan dan hal-hal prosedural lain seputar rumah- hendaknya disesuaikan dengan aturan main setempat. Ada induk semang yang tertib, ada yang cuek, ada yang mengharuskan tata tertib ini dan itu. Kalau memang sang induk tidak meminta surat perjanjian, saya kira tidak perlu dibuat, tapi kalau memang nilai uangnya besar mungkin perlu dibuat.(klik Rumah Disewakan)

Penutup
Mencari rumah khususnya Disewakan Rumah / Rumah Dikontrakkan mungkin bukanlah tugas yang sulit, apalagi dikerjakan berdua -pasangan baru menikah yang punya energi besar- tapi mencari rumah yang terbaik, bisa jadi tidak mudah. Perlu kesabaran untuk hunting berminggu-minggu, perlu kejelian bernegoisasi dengan pihak bank, dengan pemilik rumah, developer, pemerintah, dan seabreg persoalan lain.

Temukan informasi sewa rumah di Kontrak Rumah, Sewa Rumah, Disewakan Rumah, Rumah Dikontrakkan, Rumah Disewakan dan Kontrak & Sewa Rumah : Disewakan Rumah - Rumah Dikontrakkan & Disewakan pada 88db.com.

http://priandoyo.wordpress.com/

» Read More...

Tips Memilih Rumah Kontrakan

1. Carilah tempat kontrakan yang dibayar perbulan
Kontrakan perbulan umumnya memudahkan kita untuk hunting rumah dengan tenang. Bila anda memilih kontrakan dengan bayaran tahunan -yang mungkin diatas kertas lebih murah- tapi sebenarnya secara psikologis ini akan mendorong anda lebih lama lagi berburu rumah. Anda dapat menghubungi agen properti atau agent property yang anda percaya.

2. Carilah tempat kontrakan fully furnished
Kontrakan yang sudah dilengkapi dengan barang-barang memungkinkan kita lebih tenang dalam mengalokasikan uang yang telah ada. Kita tidak lagi dipusingkan membeli spring bed, kulkas, mesin cuci. Dan tidak akan dipusingkan memindahkan barang-barang tersebut ke rumah ‘baru’ kita

3. Carilah lokasi terbaik
Banyak orang mengalami ‘trauma’ setelah pernikahannya, apalagi bila infrastruktur belum memadai. Kost AC suami istri di Setiabudi dengan biaya 1 juta perbulan tentunya merupakan lokasi terbaik dibandingkan rumah tiga kamar di Bintaro misalnya dengan biaya 11 juta/tahun, bahkan lebih baik dibandingkan rumah petak kosongan di Pedurenan atau Slipi dengan biaya 1 juta perbulan dilokasi yang bising.

Carilah lokasi terdekat menuju kantor calon istri, biarkan si calon memilih kriteria tempat tinggal idaman yang dia inginkan. Biasanya ada perbedaan cara berpikir pria dan wanita dalam memilih tempat tinggalnya. Bicarakan dengan baik dan temukan solusi yang paling cocok untuk masing-masing pasangan. Ada kalanya pertimbangannya adalah lingkungan sementara dilokasi lain bisa jadi privasi

4. Ikut aturan main
Surat perjanjian kontrak rumah, surat izin RT/RW, setoran kebersihan dan hal-hal prosedural lain seputar rumah- hendaknya disesuaikan dengan aturan main setempat. Ada induk semang yang tertib, ada yang cuek, ada yang mengharuskan tata tertib ini dan itu. Kalau memang sang induk tidak meminta surat perjanjian, saya kira tidak perlu dibuat, tapi kalau memang nilai uangnya besar mungkin perlu dibuat.

Penutup
Mencari rumah mungkin bukanlah tugas yang sulit, apalagi dikerjakan berdua -pasangan baru menikah yang punya energi besar- tapi mencari rumah yang terbaik, bisa jadi tidak mudah. Perlu kesabaran untuk hunting berminggu-minggu, perlu kejelian bernegoisasi dengan pihak bank, dengan pemilik rumah, developer, pemerintah, agen properti / agent property dan seabreg persoalan lain.

http://priandoyo.wordpress.com

Temukan seputar informasi mengenai agen properti atau agent property di Property / Properties: Real Estate Agent - Management Property Jakarta 88DB.com

» Read More...

Sewa Rumah atau Beli? (Tips Keuangan 3)

Keputusan membeli Rumah atau menyewa rumah, bagai buah simalakama. Anda tentu bertanya, mana yang lebih efisien dan ekonomis. Jawabnya adalah tergantung situasi dan kondisi.

Namun ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal berikut:

1. Ketersediaan dana. Apakah dana yang Anda miliki cukup untuk membeli sebuah rumah? Tunai atau kredit rumah? Bila memanfaatkan fasilitas kredit, dapatkah Anda membayar cicilannya?

2. Dengan memiliki rumah sendiri, bukan berarti pengeluaran untuk tempat tinggal berkurang. Anda harus mengalokasikan biaya tambahan untuk merawat dan memperbaikinya jika ada yang rusak.

3. Meski harus mengeluarkan uang lebih banyak dibanding menyewa rumah, tapi bunga pinjaman bank dan pajak properti untuk rumah pribadi, bisa mengurangi beban pajak pendapatan Anda.

4. Menyewa rumah memang lebih murah. Tapi miliki sebuah rumah, berarti menginvestasikan uang di tempat Anda sendiri. Sebaliknya, membayar sewa rumah, artinya Anda membantu orang lain membayar pinjaman atau cicilan pemilikan rumah.

5. Pikirkan berapa lama Anda akan tinggal di kota tersebut. Jika hanya tinggal untuk sementara waktu, sangat tidak efektif membeli sebuah rumah. (*)

Silakan Klik Sewa Rumah, Rumah Murah, Rumah Dikontrakan, Rumah Kontrak , Rumah Sewa, Kontrakan Rumah, Di Kontrakan Rumah, Rumah di Sewakan, Iklan Rumah Rumah Disewakan di Sewa Rumah / Rumah Murah: Rumah Dikontrakan | Kontrak & Sewa 88DB.com

Source : http://mojosari.net

» Read More...

Followers