Cara Memilih Atap Baja Ringan


Maket - Fungsi sebuah atap sangatlah penting dalam membangun sebuah rumah. Maka dari itu untuk material yang satu ini kita harus teliti dalam memilihnya. Salah memilih maka nantinya akan meyesal di kemudian hari dan menimbulkan masalah baru terhadap rumah yang anda tempati.

Trend atap saat ini adalah atap baja ringan, karena selain mudah pemasangannya juga memiliki keunggulan lainnya seperti tahan karat dan ringan. Namun agar dapat atap baja ringan yang berkualitas ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam memilih atap baja ringan:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2YmpvQZycvzdIdBMnTiiewBSEbfFsSIBbHpIqXU4l7lN9f4Wg45bKrcqv1nrMeJa4DomMv2jk2YbxQ9vk2zMz6hMr7Ru0YXbbZn91ceXrXwfT9vVzlXen25pAGqAg6UUeb37uU-QuE0um/s320/01.jpg

1. Mutu Baja.

Karena ketebalan profil baja ringan sangat tipis, yg beredar di Indonesia berkisar 0.40 sampai 1.00 mm BMT (Base Metal Thickness), bahan baja yg harus dipakai adalah baja mutu tinggi atau biasa disebut High Tension Steel, umumnya (standar) di atas G550, & bersertifikasi uji laboratorium.

2. Kredibilitas Produsen.

Apakah produsen tersebut cukup kredibel dalam menyediakan jasa pemasangan Rangka Atap Baja Ringan.

3. Ukuran/Dimensi Rangka.

Mintalah data spesifikasi ukuran/dimensi Rangka utama/"C channel" & bahan reng yg akan dipasang. Semakin besar/tebal Reng & C channel , semakin besar pula beban yg dapat ditanggung oleh rangka tersebut. Semakin kecil & tipis ukuran/dimensi C channel, semakin kecil pula kesanggupan rangka untuk menanggung total beban penutup atap.

4. Ketebalan lapisan tahan karat.

Mintalah Informasi ketebalan lapisan tahan karat yg di gunakan. Harus sesuai dgn ketentuan yg berlaku.

5.  Sotware dan Sertifikasi

Tanyakan  apakah software desain memiliki sertifikasi / rekomendasi dari ba & konsultan atau lembaga konstruksi terpercaya tertentu. Pastikan kita sebagai konsumen, menerima gambar kerja rangka atap baja ringan untuk pemasangan rumah kita sebab dengan gambar kerja tersebut kita dapat mengontrol sesuai atau tidaknya desain engineer dalam pemasangan rangka atap baja ringan tersebut.

 6. Rekomendasi Ahli.

Minta rekomendasi dari pihak-pihak yg mengerti industri konstruksi, seperti konsultan atau arsitek bangunan.

7. Pemerikasaan Dimensi

Periksa perbandingan tinggi dgn lebar profil untuk menghindari buckling force (melintir).

8. Garansi

Tanyakanlah dan minta garansi resmi yang diberikan oleh Produsen dan pemberi jasa pemasangan rangka atap baja.

9. Kredibilitas Pemasangan

Tanyakan apakah ada pengawas dgn kredibilitas pendidikan & pengalaman tinggi yg diterjunkan ke lapangan saat pemasangan.

10. Waktu Pemasangan

Tanyakan lama waktu pekerjaan hingga selesai & prosedur standar pengecekan kualitas kerja di lapangan.

Info: Maket

0 comments:

Followers