Merawat Tanaman Bugenvil


Kirim Bunga - Bunganya yg cantik beraneka warna membuat bugenvile sangat disukai para penggemar tanaman. Apalagi cara perawatannya sangat mudah. Tapi kalau sudah ngambek, tanaman ini pun enggan berbunga. Karena itu kenali penyebabnya.

Kendati tidak berasal dari Indonesia, tanaman bugenvil (bougainvillea spectabillis) sangat populer di kalangan masyarakat kita. Tanaman ini berasal dari Brazilia, Amerika Selatan. Seorang ahli Botani Perancis lah yg menemukan tanaman ini di daerah asalnya. Kirim bunga.

Dan ketika kembali ke Perancis ia menunggu kapal yg dinahkodai Commodore Louis de Bougainville. Sebagai ugkapan terima kasihnya pada sang nahkoda ahli botani itu lalu menanamkan tanaman semuanya sebagai bougainvile yg kemudian kita sebut sebagai bugenvil. Kirim bunga online.

Bugenvil termasuk tanaman yg mudah ditanam. Cara memperbanyak tanaman ini pun mudah. Dgn menyetek batangnya yg tua atau mencangkoknya. Media tumbuh yg baik bagi tanaman bugenvil adalah tanaman yg subur dan gembur.

Untuk mendapatkan media seperti ini, campurlah tanaman dgn pupuk kandang yg telah tua. Sedangkan struktur tanah yg gembur dapat diperoleh dgn mencampurkan sedikit pasir.

Sebelum menanam bugenvil, sebaiknya persiapkan dulu tempatnya. Buatlah galian berukuran 50 x 50 x 50 cm. Tanah dari lubang inilah yg kemudian dicampur dgn pupuk kandang dan pasir dgn perbandingan 2 : 1 : 1.

Aneka Bunga

Meski termasuk tanaman yg mudah tumbuh, drainase tanahnya perlu diperhatikan. Pada kondisi tanah yg sering tegenang air, tanaman ini tak akan mau memperlihatkan kecantikan “bunganya”.

Biasanya bunga bugenvil berbunga secara optimal pada suhu udara 20 – 35 derajat Celcius. Terutama pada musim kemarau. Dan Bugenvil suka sekali bemandi cahaya sepanjang waktu.

Bila daun-daunnya terlampau rimbun pun bugenvil jadi enggan berbunga. Karena itu, pertahankan daun pohonnya dalam keadaan setengah gundul.

Supaya dalam satu pohon bugenvil terdapat beberapa warna bunga sekaligus, Anda dapat melakukan penyambungan stek-stek pada ranting yg tumbuh. Kirim bunga.

Di bagian pucuk ranting berdiameter 3-5 mm dipotong serong atau dipotong bentuk V. Lalu sambung dgn stek pucuk dari bugenvil berbunga lain yg dipotong serong berlawanan dgn bunga asal. Ikat bagian sambungan itu erat-erat dgn tali rafia agar terlindung dari rembesan air hujan yg bisa mengakibatkan batang busuk.

Bila puncak-puncak sambungan telah tampak segar kembali, bukalah ikatan talinya. Untuk memperoleh hasil yg memuaskan lakukan penyetekan ini pada musim penghujan. Beberapa waktu kemudian pada saat tanaman ini berbunga, maka Anda pun akan mendapatkan aneka warna bunga dalam satu tanaman.

sumber: tabloidnova.com

Temukan Info Lain Seputar Online Florist

0 komentar:

Followers