Memasang Radio HT Pada Motor

Bagi mereka yang ingin memasang RAKOM (radio komunikasi) di motor, setidaknya ada keinginan mau belajar dari rekan-rekan yang sudah lebih dulu memasang RAKOM.

PEERSIAPAN: Pastikan motornya sudah siap akan dipasang alat RAKOM dan pemilik memiliki beberapa teman sudah menajdi anggota RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). Bagi yang belum menjadi anggota RAPI, sebaiknya segera mendaftarkan diri menjadi anggota RAPI di daerah atau wilayahnya sesuai dengan domisili atau KTP yang berlaku.

RAKOM motor pilih perangkat radio HT yang paling sederhana. Rekomendasi carilah barang bekas ICOM IC-02N yang dikenal bandel dengan sebutan “HT garuk-garuk atau HT batu bata”. Kemudian siapkan braket dari tempat minuman sepeda untuk penempatan HT disebelah kiri stang motor.

Siapkan alat SWR Meter untuk membantu pemasangan dan penyesuaian frekuensi yang diinginkan. Hanya untuk sementara, tempatkan alat SWR meter tersebut ditengah agar mudah dilihat.Siapkan kabel dan konektor RAKOM. Kabel antena berkualitas dengan panjang 3 (tiga) meter. Untuk konektor antena dan ke HT, siapkan konektor yang berkualitas dan kuat, agar bisa tahan lama dan koneksi juga bagus.

Siapkan braket atau gagang sebagai pegangan/dudukan antena di bagian belakang motor. Pastikan braket antena kuat dan tahan guncangan. Buatkan lubang untuk memasang dudukan konektor antena . Juga siapkan antena radial untuk penyesuaian dan matching frekuensi saat menggunakan SWR meter.

Pilih antena dan bonggol antena yang berkualitas. Saat membeli antena ‘pecut’ yang memiliki panjang antara 1.2 s/d 1.5 meter yang memang khusus dipakai untuk pita frekuensi VHF, jangan sekali-kali antena tersebut dipotong pendek. Permainan potong-memotong akan dilakukan melalui kabel antena.

Bersambung….ke part 2

Sumber - stephenlangitan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis

0 komentar:

Followers